Hai, ini adalah ICELY! Dia seekor anjing jenis Siberian Husky. Jenis kelaminnya betina. Ukurannya cukup besar di antara teman komunitas Husky.

Icely suka sekali berjalan-jalan bahkan bisa berjalan hingga 10 KM! Karena adanya Icely, kami sekeluarga jadi gemar berjalan kaki sore/malam hari. Biasanya rutinitas jalan kami di setiap weekend bersama Icely.

Sejarah Husky

Anjing Husky berasal dari dari daerah Siberian. Husky merupakan anjing penarik kereta salju yang biasa digunakan oleh para penduduk lokal Siberia. 

Husky yang terkenal ada Togo (1925) yang memiliki cerita heroik dimana berlari sejauh 1.085 km untuk mengambil serum vaksin yang pada saat itu menular kepada usia anak kecil.

Togo (foto paling kiri / hitam)
Karakter : suka bermain
Berat rata-rata : 20-30 kilo (jantan); 17-25 kilo (betina)
Training ability : 3/5
Lari/Jalan : keduanya

Kenapa kami memilih Husky?

Sebelum kami mengadopt Icely. 1 Hari sebelumnya kami mendapatkan kabar ada Open Adopt (OA) seekor Husky jantan di daerah BSD Tangerang. Kami pun berangkat ke rumah tersebut. Setibanya di lokasi, kami agak shock dan berpikir ini bukan Husky! Bentuknya mirip Malamute dengan berat hampir 40 kilo. Ownernya bilang ini Husky dan ditunjukkan surat stambumnya dan tertulis itu jenis anjing Husky.

Kami mencoba mendekatkan diri ke Husky tersebut. Oh ya, nama Husky nya adalah Bravo. Sedikit cerita tentang Bravo, Bravo adalah Husky dengan usia 2 tahun (saat itu). Dibeli dari salah satu kennel di Bandung. Ownernya tidak bekerja pada saat Covid. Makanya bisa fokus ke Bravo.

Setelah Covid mulai selesai, ownernya melamar pekerjaan di Dubai, dan ternyata dikontrak selama 2-3 tahun. Sedangkan Bravo kondisinya hidup bersama orang tuanya. Nah kalau ditanya kenapa Bravo sama orang tuanya, bukan istrinya? Mungkin istrinya juga tidak sempat, makanya dititipkan ke rumah orang tuanya.

Singkat cerita, Bravo yang sudah ditinggal hampir 2 tahun ini mulai berbuat nakal. Kenakalannya seperti menggaruk tanah halaman rumah tetangga, kabur dari kandang, ingin menyerang anak kecil yang meledeki dia.

Tetapi ownernya yang jauh dari Dubai masih sangat sayang ke Bravo, begitu juga sebaliknya. Bravo setiap malam ditelepon video dengan ownernya. Balik lagi ke saat kita mau ambil Bravo. Oke kita coba dekatin diri dan kita tau semua Husky rata-rata itu friendly. Begitu saudara saya pegang kandang, Bravo langsung beringas dan gigit kandang, untungnya langsung tarik tangan kita, tapi kuku saudara saya patah seketika itu.

Mamanya bilang biasanya tidak galak. Kennel Boy (KB)dipanggil untuk coba keluarin dari kandang. Bravo langsung humping ke semua orang yang di sekitar kandang. KB coba tenangin, dan Bravo tenang tidak galak seperti galak ke kita. >_<

Akhirnya pada esok harinya, kami mencari puppy/anak anjing Husky. Dan kami memilih Icely sebagai anjing Husky keluarga kami. ^_^



Icely memiliki marking di tengah matanya berupa trisula layaknya Husky Origin. Pada masa puppy sampai remaja, sifatnya bermain saja dan tidak mau mendengarkan apapun.

Ketika menginjak usia 1 tahun, Icely mulai berubah menjadi lebih dewasa. Lebih menurut, setia kepada keluarga, tidak menarik ketika diajak jalan di area umum. 

Terutama sayang terhadap anak kami, Icely sangat setia ke dia. Icely pernah dioperasi kakinya (robek) karena tergesek tangga escalator di Emporium Pluit. Besoknya kami bawa ke Vet untuk dilakukan tindakan, dan akhirnya dioperasi kecil. Sejak itu, Icely takut sama orang lain selain keluarganya.

Setelah dioperasi, malam harinya semua benang dicabut oleh Icely, sampai kita balik ke klinik untuk meminta jahit kembali, tapi dokter menolaknya karena belum 24 jam obat biusnya. Akhirnya kami menggunakan madu sebagai penutup luka robeknya dengan diperban. 

Icely merupakan anjing terbesar kami di rumah. Kami selalu bawa dia jika traveling jauh/dekat dan apalagi bisa dog friendly itu hukumnya wajib bawa Icely di samping.

Bagi teman-teman mau mengetahui Icely lebih lanjut?! Bisa kontak ke Instagram kami : @pachi.family ^_^